Portfolio Proyek, Trending Events | Thursday February 12th, 2026 02:36 PM
Mushola Mandiri yang Mengandalkan Desain Pasif
Mushola ini berdiri terpisah dari bangunan utama. Karena posisinya berada di luar ruang, struktur ini langsung berhadapan dengan panas matahari, kelembapan tinggi, dan hujan deras. Oleh sebab itu, bangunan harus mampu melindungi pengguna sekaligus tetap nyaman sepanjang hari.
Alih-alih bergantung pada pendingin udara atau pencahayaan buatan, perancang menerapkan prinsip desain pasif. Dengan pendekatan ini, bangunan bekerja selaras dengan iklim, bukan melawannya.
Narasi Design
Sejak awal, tujuannya jelas. Tim ingin menghadirkan ruang ibadah yang sejuk, terang, dan terlindungi tanpa banyak sistem tambahan.
Karena itu, dinding tidak dibuat masif. Sebaliknya, permukaannya memungkinkan udara dan cahaya masuk secara alami. Hasilnya, ruang tetap berventilasi baik dan terang di siang hari. Mushola tidak membutuhkan listrik untuk tetap terasa nyaman saat digunakan.
Pendekatan ini mencerminkan inti dari desain pasif. Struktur bangunan ikut berperan dalam menjaga kenyamanan.
![[feature] 20 40_dashdot plus_white_mushola_jakarta](http://mukuraceramics.com/wp-content/uploads/2026/02/feat-IMG_4141-300x200.jpg)
Desain pasif mushola ini menggunakan roster sebagai dinding eksterior, memungkinkan sirkulasi udara dan cahaya alami
Roster keramik granit Mukura membentuk sistem dinding utama mushola ini. Materialnya dirancang untuk menghadapi paparan panas dan hujan dalam jangka panjang. Dengan daya tahan tersebut, bangunan dapat digunakan secara optimal tanpa perawatan berlebihan.
Tipe yang dipilih memiliki motif anti tampias. Pola ini mengarahkan air hujan turun mengikuti permukaan dinding, sehingga air tidak mudah masuk ke dalam ruang. Pada saat yang sama, bukaan pada blok tetap memungkinkan sirkulasi silang.
Udara dapat mengalir dengan stabil. Sementara itu, cahaya alami masuk melalui celah-celah pola. Kombinasi ini membantu bangunan memenuhi tujuan desain pasif secara menyeluruh.
Spesifikasi Produk
Material: Roster keramik berstandar porselen
Nama: Dashdot Plus
Finish: Kilap
Warna: Putih
Aplikasi: Sistem dinding eksterior
Metode Pemasangan: Basah
Dalam Penggunaan
Pada siang hari, mushola tetap terang tanpa bantuan lampu. Cahaya matahari tersaring oleh pola dinding dan membentuk bayangan lembut di lantai.
Di saat yang sama, udara bergerak bebas melewati bukaan. Karena itu, ruang terasa sejuk meskipun cuaca sedang hangat. Ketika hujan turun, motif rainscreen mengalirkan air ke bawah mengikuti bidang dinding.
Dengan cara ini, bangunan tetap terlindungi tanpa kehilangan keterbukaannya. Di titik inilah desain pasif terasa nyata. Kenyamanan hadir dari kecerdasan material, bukan dari perangkat mekanis.
Proses Perancangan
Merancang mushola yang berdiri sendiri membutuhkan strategi yang matang. Tim harus menyatukan daya tahan, ventilasi, dan pengelolaan air dalam satu sistem yang terpadu.
Untuk itu, ceramic block menjadi solusi utama. Kekuatan strukturnya mendukung penggunaan jangka panjang. Geometrinya mendorong aliran udara dan masuknya cahaya. Selain itu, motif rainscreen memperkuat ketahanan terhadap cuaca.
Pada akhirnya, mushola ini menunjukkan bagaimana desain pasif dapat membentuk performa sekaligus pengalaman ruang. Bangunan tetap sederhana, efisien, dan responsif terhadap iklim sekitarnya.
Temukan lebih banyak inspirasi tentang bagaimana material dapat membentuk ruang yang sejuk, terang, dan responsif terhadap iklim melalui proyek-proyek lainnya di website kami.
Ikuti juga Instagram dan YouTube Mukura untuk melihat aplikasi nyata dan cerita di balik setiap desain.
